Ad Code

Ini Lho Penyebab Seorang Perempuan Jadi Janda

Siapapun pasti tidak berharap jadi janda. Nyimas yakin, kebanyakan wanita  ingin memiliki pasangan tepatnya seorang suami yang tidak hanya mencintai lahir-batin, tapi juga selalu setia mendampingi, hingga akhir hayat.





Tapi dalam kenyataannya, harapan tinggal harapan. Tak sedikit perempuan yang harus mengalami jadi janda, bisa sebentar, bisa lama hingga 11 tahun seperti Yuni Shara, bisa juga hingga yang bersangkutan meninggal dunia.

-----------------------------------


-----------------------------------

Lalu, apa saja penyebab seorang perempuan jadi janda?

Menurut catatan Nyimas, ada beberapa penyebabnya.

Sekedar menyebut adalah , karena perceraian akibat selingkuh, ditinggal wafat suami, tidak ingin menikah lagi dan muak dengan hubungan asmara.

Isu soal perselingkuhan, disebutkan sebagai salah satu alasan utama kenapa pasangan suami-istri akhirnya memilih untuk bercerai sehingga membuat pihak istri akhirnya menjadi janda. Di Indonesia sendiri, contohnya di Kota Tangerang Selatan yang mana angka perceraian dikatakan meningkat tiap tahun.

Data terakhir menyebutkan, tahun 2018 tercatat ada 3.500 pasangan suami-istri yang bercerai. Ditenggarai, faktor utamanya adalah karena perselingkuhan, baik itu dengan Wanita Idaman Lain (WIL) maupun Pria Idaman Lain (PIL). Meski tetap ada pula hal lainnya yang memengaruhi perceraian, seperti motif ekonomi, dan ketahanan keluarga namun tetap yang dominan adalah karena faktor adanya perselingkuhan.

Penyebab lainnya, dtinggal wafat suami. Karena kematian tersebut, sang wanita yang awalnya didampingi suaminya, tiba-tiba dalam waktu singkat berubah status dari wanita yang menikah menjadi wanita janda karena sang suami telah wafat terlebih dahulu, status ‘janda’ yang didapatkan secara otomatis dan tidak terduga.

Selanjutnya,  secara statistik kaum wanita jika sudah menjadi janda, baik itu karena bercerai ataupun ditinggal wafat sang suami, lebih memilih untuk menjalani hidup seorang diri dengan status sebagai janda daripada menikah kembali. Jika dibandingkan, secara statistik wanita jauh lebih mungkin menjadi janda dan jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menikah kembali daripada pria

Terakhir, muak dengan ikatan hubungan asmara.


Dikutip dari okezone.com, sebagian wanita merasa sudah cukup, atau dengan kata lain tidak ingin lagi menjalani sebuah ikatan hubungan asmara atau komitmen dengan pria lain. Alasannya bisa bermacam-macam, mulai dari perasaan tidak ingin berpaling ke pria lain selain mantan pasangan, merasa sudah terlalu berumur untuk kasmaran, merasa bersalah dengan hubungan asmara sebelumnya, hingga karena kemungkinan tidak bisa menemukan cara untuk menghilangkan perasaan kepada mantan pasangan atau hubungan asmara sebelumnya. ***

Post a Comment

0 Comments

Ad Code