Orang tua dulu sering meminta anaknya atau kerabatnya yang sedang hamil unntuk membawa benda tertentu agar tidak diganggu hantu kuntilanak.
Benda-benda itu diyakini bisa membuat kuntilanak takut.
Kuntilanak, sering juga disebut kunti (Sunda) atau Pontianak, banyak yang menyebut hanya mitos semata. Kenyataannya, sebenarnya tidak ada.
Menurut kepercayaan, kuntilanak adalah hantu yang dipercaya bersumber dari perempuan hamil yang tutup usia atau wanita yang meninggal karena melahirkan dan anak tersebut belum sempat lahir.
Menurut kepercayaan, perempuan yang mati beranak itu kemudian menjadi hantu. Sering tinggal di jembatan dan pepohonan.
Khusus di Tatar Sunda, kuntilanak ini, disebutkan sering tinggal di pohon tertentu, terutama pohon waru atau beringin.
Ketika sedang tidak tinggal di pepohonan, kuntilanak dipercaya sering kelayaban, terbang rendah di kala senja (sareupna, Sunda) untuk mengganggu orang, terutama yang lagi hamil. Niatnya, mengganggu janin dalam kandungan yang lagi hamil.
Nah karena itulah, orang tua kita, selalu mewanti-wanti yang lagi hamil membawa barang atau benda tertentu jika keluar rumah, terutama sejak sore hingga malam hari.
Benda apa saja?
Benda di maksud adalah paku, pisau, dan gunting kecil. Benda itu disimpan disatukan dalam satu bungkusan.
Bila sedang tidak bepergian, benda tersebut juga diharuskan disimpan di dekat tubuh bayi, misalnya di bawah atau pinggir bantal bayi.
Kuntilanak, konon, akan ketakutan bila melihat benda-benda tersebut. ***
0 Comments